• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Kamis, 18 Agustus 2022

Parlemen

Anggota DPRD Jatim Ini Kawal Realisasi Bantuan untuk UMKM

Anggota DPRD Jatim Ini Kawal Realisasi Bantuan untuk UMKM
Anggota DPRD Jawa Timur, Surawi siap kawal UMKM. (Foto: NOJ/A Toriq)
Anggota DPRD Jawa Timur, Surawi siap kawal UMKM. (Foto: NOJ/A Toriq)

Surabaya, NU Online Jatim
Anggota DPRD Jawa Timur, Surawi bertekad fokus pada pengusahaan realisasi bantuan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Ia melihat, melandainya pandemi Covid-19 menjadi titik baru recovery perekonomian yang sempat melesu. Kondisi ini jangan sampai tersia-siakan agar perekomian masyarakat pulih sediakala. 


"Saya perhatikan di lapangan, itu adalah kerusakan-kerusakan sendi-sendi kehidupan masyarakat. Termasuk yang paling parah pendidikan, kesehatan lapangan pekerjaan kemiskinan itu hampir merata. Pemerintah harus segera hadir, melakukan recovery ekonomi baik dari pemerintah pusat pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten," kata Surawi Sabtu (04/06/2022). 


Anggota Fraksi Demokrat Jatim ini mengatakan, sektor yang paling relevan untuk mempercepat recovery adalah bangkitnya UMKM. Oleh karenanya, ke depannya program penguatan UMKM harus tergalakkan, karena memiliki potensi besar dan menyentuh langsung ke masyarakat. 


"Saya akan menyentuh kepada kepentingan yang langsung dibutuhkan masyarakat. Untuk meningkatkan UMKM, saya sudah melakukan mulai tahun kemarin. Peribahasanya itu saya akan memberikan kail, tapi bukan ikannya," tegasnya. 


Politisi senior ini pun sudah membuktikan keampuhan UMKM di tengah masyarakat. Ia pernah merealisasikan bantuan mesin jahit kepada kelompok ibu dan hingga saat ini tetap berjalan, bahkan sangat progres sehingga bisa membuat lapangan pekerjaan untuk ibu yang lain. 


"Mereka mampu bertahan bahkan sukses usahanya, tahun kemarin saya coba itu. Ada kelompok ibu yang punya hobi buat roti sekarang sudah punya toko roti, saya hanya bantu seperangkat alat. Banyak anak muda yang punya hobi ngelas segala macam saya bantu dengan peralatannya juga, sekarang menjadi lapangan pekerjaan ternyata itu manfaatnya luar biasa untuk merecovery ke lapangan pekerjaan," ujarnya. 


Kendati demikian, masih butuh sentuhan lebih dari pemerintah dalam mengangkat sektor UMKM tersebut. Butuh pengembangan soft skill di bidang teknologi dalam pemasarannya. Untuk membantu sektor marketing produk UMKM yang sudah ada di masyarakat 


"Saya hanya berharap mudah-mudahan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menyediakan anggaran untuk melakukan pendidikan dan pelatihan UMKM di sektor IT, karena usaha sekarang itu sangat ditopang dengan kemampuan teknologi sekarang sudah musimnya," tuturnya. 


Ia pun akan mengusahakan terselenggarakannya diklat pelatihan di bidang teknologi untuk masyarakat. 


"Harus ada diklat yang dibiayai pemerintah. Entah itu melalui dinas perindustrian, perdagangan, hingga kominfo. Harus memberikan pelatihan gratis kepada pengusaha kecil dalam bidang teknologi agar mereka bisa mengembangkan usaha seiring dengan kemajuan zaman," tandasnya.


Editor:

Parlemen Terbaru