Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Amanah Konfercab, NU Trenggalek Siapkan Pendirian BMTNU

Amanah Konfercab, NU Trenggalek Siapkan Pendirian BMTNU
PCNU Trenggalek mengikuti Rapat Koordinasi Pendirian BMTNU di Tulungagung, Ahad (19/09/2021). (Foto: NOJ/ Uliyatun Ni'mah).
PCNU Trenggalek mengikuti Rapat Koordinasi Pendirian BMTNU di Tulungagung, Ahad (19/09/2021). (Foto: NOJ/ Uliyatun Ni'mah).

Trenggalek, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek gerak cepat usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam rangka pendirian Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) di Kabupaten Tulungagung, Ahad (19/09/2021). PCNU Trengalek akan segera menindaklanjuti hasil Rakor tersebut dengan mendirikan BMTNU di daerahnya.

 

Purnomo Rochmad, selaku Pengurus Cabang (PC) Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Trenggalek menerangkan, sejumlah langkah strategis telah disiapkan dalam mensukseskan pendirian BMTNU tersebut. Salah satunya, mengkoordinasikan bagaimana mengkonversikan koperasi konvensional menjadi koperasi syariah. 

 

"Di Trenggalek sudah ada dua koperasi yang kami namakan Nusantara Mandiri. Ketika berbicara terkait BMTNU, itu kan sudah pasti berbentuk koperasi syariah, maka kita akan mengadakan rapat lanjutan," ujar Purnomo kepada NU Online Jatim.

 

Selain dua koperasi tersebut, PCNU Trenggalek juga memiliki lima swayalan yang tersebar di beberapa daerah.

 

Lebih lanjut, Purnomo menyatakan, sebelum mengikuti rapat koordinasi tersebut, PCNU Trenggalek sudah membahas terkait pendirian BMTNU. Menurutnya, pendirian BMTNU di tingkat cabang merupakan program dari dari PWNU Jawa Timur serta selaras dengan program strategis pada Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Trenggalek.

 

"Sudah dibicarakan garis besarnya, dan kita prioritaskan terkait kemandirian ekonomi umat. Sedang dalam tahap koordinasi lebih lanjut dengan jajaran tanfidziyah dan syuriah,” lanjutnya. 

 

Ia juga menjelaskan, pengembangan BMTNU rencananya didirikan di satu titik di kantor cabang Trenggalek. Kemudian setelah beroperasi dengan baik, nantinya dapat didirikan di Majelis Wakil Cabang (MWC) se-Trenggalek. 

 

"Alhamdulillah kita juga sudah didukung infrastruktur, ruangan sudah ada untuk kantor. Sedangkan karyawannya, kita utamakan kader kita sendiri. Misalnya Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU," ungkapnya.

 

Target pendirian BMTNU dalam 5 tahun kedepan, Purnomo optimis dapat mendirikan 3 hingga 4 cabang sesuai dengan arahan PWNU Jawa Timur.

 

"Karena kalau langsung 14 cabang di seluruh MWC itu masih sulit. Tingkat kemandirian ekonomi masyarakat pada tiap kecamatan kan berbeda-beda, jadi tidak bisa kita samakan," urainya.

 

Harapannya, setelah berdirinya BMTNU ini dapat menjadi tempat kepercayaan di mana warga mempercayakan urusan finansialnya serta memberikan manfaat bagi masyarakat secara umum.

 

Sebagaimana persiapan, kendala yang dihadapi PCNU Trenggalek dalam mempersiapkan BMTNU ini di antaranya adalah koordinasi yang masih kurang.

 

"Minggu ini kita akan rapat lanjutan, hasil dari Rakor ini akan kami sampaikan kepada seluruh pengurus untuk segera di follow up. Karena pada prinsipnya, BMTNU ini adalah program yang telah diamanatkan oleh PWNU kepada kita, jadi kita sami'na wa atho'na," jelasnya.

 

Purnomo menambahkan bahwa sesulit apapun, PCNU Trenggalek akan tetap optimis mengusahakan kemandirian ekonomi umat melalui BMTNU.

 

"Kami akan berusaha sekeras mungkin agar BMTNU Trenggalek ini segera terwujud, minimal jumlahnya sesuai target yang disebutkan tadi," pungkasnya.

 

Ketua Tanfidziyah PCNU Trenggalek, KH Fatchulloh Sholeh yang ditemui secara terpisah menerangkan, BMTNU adalah salah satu program unggulan NU terkait pengembangan kemaslahatan perekonomian yang harus diseriusi demi kemajuan organisasi.

 

 

"Nanti kita dorong dan kawal bersama-sama demi tercapainya target, tentu semua butuh persiapan yang matang, butuh proses, tahap demi tahapan yang harus dilalui, semoga diberi kemudahan oleh Allah SWT," ujarnya.

 

Penulis: Uliyatun Ni’mah

Editor: Romza


Editor:
F1 Bank Jatim