Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bupati Pamekasan: Generasi Pesantren Harus semakin Mapan

Bupati Pamekasan: Generasi Pesantren Harus semakin Mapan
Bupati Pamekasan (berkaca mata) saat menyerahkan bantuan. (Foto: NOJ/RMa)
Bupati Pamekasan (berkaca mata) saat menyerahkan bantuan. (Foto: NOJ/RMa)

Pamekasan, NU Online Jatim

Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam hal ini bupati terus mendorong spirit ke sejumlah pesantren. Baik secara fisik maupun nonfisik. Seperti yang dilakukan Kamis (04/03/2021), menyerahkan bantuan uang tunai dan mewakafkan puluhan Al-Qur’an ke Yayasan Bustanul Ulum yang menaungi Pesantren Darul Karomah, Desa Batu Bintang, Kecamatan Batumarmar.

 

Bantuan uang tunai yang diserahkan senilai Rp20 juta dan Al-Qur’an yang diwakafkan sebanyak 75 kitab. Selain menyerahkan bantuan ke Ponpes Darul Karomah, Bupati Baddrut Tamam juga meresmikan pembangunan masjid yang ada di area pesantren tersebut. ”Masjid ini milik pesantren,” kata Baddrut Tamam.

 

Menurut bupati, Pemkab Pamekasan memiliki perhatian khusus terhadap pesantren. Program beasiswa santri yang digagas Pemkab merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membangun pesantren.

 

”Dalam arti, generasi pesantren harus mapan dan semakin mapan,” jelasnya.

 

Politikus PKB itu mengatakan, bantuan yang diberikan tersebut diharapkan bisa mendorong spirit pembangunan serta melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan Yayasan Bustanul Ulum yang menaungi Pesantren Darul Karomah.

 

”Semoga bantuan ini dirasakan manfaatnya oleh santri dan masyarakat sekitar,” harapnya.

 

Baddrut Tamam menegaskan, program beasiswa santri tidak bisa dilepaskan dari pesantren. Selama ini pesantren sendiri tidak bisa dilepaskan identitasnya sebagai tempat untuk mendalami ilmu agama. Secara simbolik, masjid di pesantren adalah roh spiritualnya.

 

”Karena itu, kami memberi perhatian khusus,” tuturnya.

 

Baginya, pembangunan pesantren dan beasiswa santri memiliki keterpaduan yang kuat. Pesantren yang dibangun dengan baik, akan mencetak santri yang baik pula.

 

”Pembangunan pesantren dan beasiswa santri harus seirama. Sehingga, ada semangat yang sama antara beasiswa santri sebagai roh pembangunan SDM-nya dan pesantren sebagai pembangunan fisiknya,” ulasnya.

 

Sementara itu, Pimpinan Pesantren Darul Karomah KH Mudassir Fatholbari menegaskan, bantuan yang diberikan tentunya sangat berguna bagi keberlangsungan pesantren.

 

”Semoga ini dinilai ibadah oleh Allah SWT,” katanya.

 

PWNU Jatim