Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ikut Apel Kebangsaan Virtual, Ketua Ansor Ponorogo Ingatkan Banser tentang Pilkada

Ikut Apel Kebangsaan Virtual, Ketua Ansor Ponorogo Ingatkan Banser tentang Pilkada
Apel kebangsaan secara virtual yang diikuti anggota Banser Ponorogo, Ahad (29/11/2020). (Foto: NOJ/ Miftahul Rohman)
Apel kebangsaan secara virtual yang diikuti anggota Banser Ponorogo, Ahad (29/11/2020). (Foto: NOJ/ Miftahul Rohman)

Ponorogo, NU Online Jatim

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Ponorogo mengikuti apel kebangsaan 5 juta kader Banser se-Jawa secara virtual dari kampus Institut Agama Islam Sunan Giri (Insuri) Jl Batoro Khatong  No 32 Kabupaten Ponorogo, Ahad (29/11/2020). Kendati dilaksanakan secara virtual, namun apel tetap berlangsung khidmah dan sesuai protokol kesehatan (Prokes). Bahkan PC GP Ansor Ponorogo sudah memenuhi persyaratan serta izin dari Satgas Covid-19 setempat.

 

Kegiatan ini diikuti 50 kader inti Banser Ponorogo sesuai instruksi GP Ansor Pusat. Dalam apel ini kader Banser diingatkan tentang persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Sudarsono, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Ponorogo mengatakan, anggotanya siap menjadi garda terdepan demi menjaga keutuhan bangsa dan negara. "Indonesia dan Ponorogo khususnya itu rumah kita bersama. Tugas kita yang utama adalah menciptakan kondusifitas dengan cara tetap menjaga persatuan dan kesatuan," katanya.

 

Pria yang akrab disapa Jabrik ini mengungkapkan, perbedaan pandangan politik merupakan hal yang wajar dalam berdemokrasi. Namun paling utama adalah merajut persatuan dan kesatuan  ditengah perbedaan.

 

"Semua pihak jangan sampai ada yang melakukan kekerasan dan memaksakan kehendak demi kepentingan politik. Semua harus dewasa dalam berdemokrasi," ujarnya.

 

Sementara itu, Syamsul Ma'arif Ketua PC GP Ansor Ponorogo menyampaikan, acara tersebut menegaskan peran Ansor dan Banser sebagai penjaga agama dan bangsa.

 

"Sebagai penjaga agama, Ansor menegaskan bahwa agama harus menjadi solusi kebangsaan, atas segala tantangan dan persoalan kebangsaan mulai dari Pandemi Covid-19, maupun rongrongan dari berbagai kelompok," tegasnya dengan lantang.

 

Gus Syamsul melanjutkan, apel ini juga penting untuk mengkonsolidasikan kader dalam mengawal Pilkada agar berkualitas.

 

"Ansor Banser didoktrin sebagai kader cinta tanah air, oleh karenanya kita harus mengawal Pilkada agar  melahirkan pemimpin yang baik. Intinya pemimpin yang baik dilahirkan dari proses politik yang baik," paparnya.

 

Syamsul menambahkan, Pilkada yang dipenuhi dengan adu domba, kampanye hitam dan ujaran kebencian hanya akan menimbulkan kerusakan. Selain itu menjauhkan jati diri sebagai bangsa yang bermartabat.

 

"Meski diadakan secara virtual, apel kali ini diyakini mampu membangkitkan kembali kesadaran seluruh elemen akan pentingnya Bhinneka Tunggal Ika sesuai semboyan negara," pungkasnya.

 

 

Sebagai informasi dalam apel tersebut 50 kader Banser dan undangan menggunakan standar protokol kesehatan sesuai arahan dari pemerintah. Sebelum menggelar apel, GP Ansor sudah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 Kabupaten Ponorogo.

 

Penulis: Miftahul Rohman

Editor: Romza

F1 Promosi Iklan