Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

IPNU IPPNU di Malang Adakan Turba Abnaul Muhajirin Sekaligus Peringati Harlah

IPNU IPPNU di Malang Adakan Turba Abnaul Muhajirin Sekaligus Peringati Harlah
Gus Nu'man Toyyib saat membacakan doa. (Foto: NOJ/MR)
Gus Nu'man Toyyib saat membacakan doa. (Foto: NOJ/MR)

Malang, NU Online Jatim
Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang adakan Turun ke Bawah (turba) Abanaul Muhajirin sekaligus perayaan Hari Lahir (Harlah) IPNU ke-67 dan IPPNU ke-66. Kegiatan ini berlangsung di MI Al-Ma’arif 06 Toyomarto, Kecamatan Singosari pada Ahad (07/03/2021) pagi.

 

Turba Abnaul Muhajirin ini adalah program PAC IPNU IPPNU Singosari untuk lebih medekatkan diri dengan ranting dan komisariat yang ada dengan cara ngaji bersama secara bergiliran setiap bulannya. Pada edisi Maret kali ini turut mengundang sebagai pemateri yakni Gus Nu’man Thoyyib selaku Wakil Ketua Majelis Wakil cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Singosari.

 

“Kegiatan ini kami adakan rutin setiap bulannya agar kader-kader senang dengan kajian kitab yang ada. Selain itu kami juga mengadakan do’a bersama dalam rangka Harlah IPNU dan IPPNU,” kata Elfina Rahmania, Ketua PAC IPPNU Singosari.

 

Elfina sapaan akrabnya menyampaikan bahwa sudah seharusnya kader IPNU IPPNU mencontoh perjuanganmuassis-muassis NU.

 

“Perlu diketahui bahwa IPPNU dulu dideklarasikan di Malang. Salah satu deklarator dan tokoh pendiri IPPNU adalah berasal dari Pondok Pesantren Miftahul Falah Bungkuk, Singosari yakni Nyai Hj Nachrowi Thohir. Nyai Nachrowi Thohir juga menjabat sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPPNU ke-3 pada tahun 1960-1963. Karena itu, sudah semestinya kader IPNU IPPNU Singosari mencontoh perjuangannya,” imbuh Alumni Universitas Islam Malang (Unisma) tersebut.

 

Dalam kegiatan ini, Elfina juga berharap nantinya antar ranting dan komisariat satu sama lain bisa bertemu dan saling berkomunikasi.

 

"Tentunya kami juga menginginkan kader IPNU IPPNU di Singosari lebih progresif lagi dalam segala hal,” pungkas Elfina.

 

Senada dengan Elfina, Gus Nu’man Thoyyib mengungkapkan bahwa IPNU IPPNU adalah solusi terbaik NU masa depan.

 

“Alhamdulillah saya juga ikut senang dan bangga dengan kader-kader penerus NU masa depan ini. Perlu dipahami bahwa di setiap zaman pasti berbeda tantangannya. Pada momentum Harlah saat ini saya berpesan agar IPNU IPPNU tetap semangat dalam belajar dan berjuang. Karena saya berharap besar IPNU IPPNU bisa menjadi solusi terbaik untuk NU di masa depan,” ungkap alumni Pondok Pesantren Lirboyo ini.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan