Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Lagi, Dua Kader IPNU-IPPNU Trenggalek Juara Tingkat Provinsi

Lagi, Dua Kader IPNU-IPPNU Trenggalek Juara Tingkat Provinsi
Ilustrasi logo IPNU-IPPNU. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi logo IPNU-IPPNU. (Foto: Istimewa)

Trenggalek, NU Online Jatim

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Trenggalek kembali menorehkan prestasinya dan berhasil memenangkan kejuaraan lomba puisi dan lomba pujian lawas di tingkat provinsi yang diadakan Dewan Kerja Wilayah (DKW) Corb Brigade Pembangunan (CBP) IPNU dan Korp Pelajar Putri (KPP) IPPNU Jawa Timur dalam rangka Ramadlan Penuh Berkah.

 

Dua kader IPNU dan IPPNU berprestasi itu ialah Masarif Ardiansyah dari kecamatan Tugu yang menerima penghargaan juara pertama pada cabang lomba pujian lawas dan Indah Ainus Shofa dari Kecamatan Pogalan, menerima penghargaan juara tiga pada cabang lomba puisi.

 

Nina, sapaan akrab Indah Ainus Shofa, mengaku pertama kali tahu adanya lomba itu dari grup WhatsApp. Atas rekomendasi dan dukungan para senior, ia akhirnya ikut lomba tersebut. Ia baru mengirim rekaman video kepada DKW CBP KPP Jatim di malam terakhir pengiriman setelah shalat Tarawih.

 

Karena terburu-buru, awalnya Nina ragu mengikuti lomba tersebut, apalagi sampai menjadi juara. Namun, restu kedua orang tuanya lah yang membawa pada kemantapan hatinya. Ia pun lantas puisi dengan judul 'Mengetuk Pintu Langit'.

 

"Saya sering ikut lomba puisi seperti ini dari dulu. Tapi baru kali ini saya dapat juara, saya senang dan tambah semangat", ungkap Siswa kelas XI Seolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, itu.

 

Sementara itu, Masarif Ardiansyah yang menjadi juara pertama lomba pujian lawas sangat senang dan tidak menyangka pula akan mendapatkan juara pertama. Andai tak juara, ia mengaku sudah senang bisa mengikuti lomba tersebut.

 

Dalam lomba, Masarif ikut serta dengan judul 'Biyen Aku Ora Ono'. Menurutnya, pujian lawas yang satu itu ketika ia kecil dulu sangat sering dilantunkan di daerahnya.

 

"Tapi sekarang sudah jarang, bahkan hampir tidak pernah lagi terdengar. Padahal terdapat makna yang mendalam dan bagus sekali dipujian itu," ujar Masarif.

 

Ketua Pimpinan Cabang IPNU Trenggalek Sabili Arif mengaku sangat senang dengan pencapaian keduanya. Ia berharap seluruh kader di Trenggalek semakin semangat dalam khidmah di NU dan senantiasa berprosesor memperbaiki diri.

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 Bank Jatim