Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Menkes Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pesantren Lirboyo Kediri

Menkes Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Pesantren Lirboyo Kediri
Vaksinasi yang dilaksanakan di Ponpes Lirboyo Kediri, Selasa (23/03/2021). (Foto: NOJ/ Abdullah Muwaffaq).
Vaksinasi yang dilaksanakan di Ponpes Lirboyo Kediri, Selasa (23/03/2021). (Foto: NOJ/ Abdullah Muwaffaq).

Kediri, NU Online Jatim

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinisasi Covid-19 terhadap ratusan santri dan kiai Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Selasa (23/03/2021). Adapun vaksin yang diberikan kepada para santri dan kiai ini adalah AstraZeneca.

 

Sebelumnya, pada hari yang sama Menkes juga melakukan peninjauan vaksinasi di Kantor PWNU Jawa Timur. Vaksinasi di Kantor PWNU Jatim di Surabaya juga diikuti para kiai serta pengurus NU.

 

KH Oing Abdul Muid, pengurus Ponpes Lirboyo Kediri mengatakan, vaksinasi terhadap santri ini merupakan bukti bahwa vaksin yang diberikan pemerintah halal dan tak perlu dipermasalahkan. Selain itu, dengan menerima vaksinasi ini, warga Nahdlatul Ulama turut membantu pemerintah dalam pencegahan Covid 19.

 

“Hari ini dilaksanakan vaksinassi AstraZeneca di Jawa Timur di dua tempat pertama di Kantor PWNU Jawa Timur, kedua di Lirboyo. Ini bentuk dukungan NU dan pesantren kepada pemerintah dalam menjalankan program vaksinasi,” kata Muid.

 

Ia juga menyampaikan bahwa vaksin AstraZeneca sempat menuai kontroversi. Namun, Lembaga Bahtsul Masail PWNU Jatim sudah melakukan kajian, dan hasilnya aman serta halal. “Apalagi kemarin sempat AstraZeneca ini ada simpang siur informasi. Tetapi PWNU Jatim, tim Batsul Masail telah mengeluarkan keputusan bahwa vaksin AstraZeneca ini halal dan bisa dipakai untuk mengatasi pandemi,” imbuhnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Menkes menjanjikan seluruh santri Ponpes Lirboyo yang berusia di atas 18 tahun bakal divaksin. “Jumlah santri semua 35 ribu. Tetapi belum tahu di atas 18 tahun, ya kurang lebih di atas 20 ribuan. Untuk guru-guru sebagian sudah hari ini dan kemarin. Tinggal sisanya. Kalau santri memang belum sama sekali. Hari ini kita laksanakan di sini tadi 200 dosis,” tandasnya .

 

Sementar itu, Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya berharap tren penurunan angka Covid-19 di Indonesia ini, dapat terus ditekan bersama-sama, terutama pasca vaksinasi terhadap para santri. Saat ini sudah ada 11 juta warga Indonesia yang telah dilakukan vaksinasi. Nantinya vaksinasi akan terus dilakukan, untuk mencapai target angka 54 juta vaksin di akhir tahun.

 

 

“Untuk mudik lebaran, kami mengimbau kepada warga Indonesia untuk menahan diri pulang kampung. Pasalnya, selama pengamatan usai libur panjang, angka kasus Covid di indonesia meningkat 30 hingga 40 persen,” harapnya.

 

Editor: Romza

Bank Jatim (31/7)