Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

MWCNU Pragaan Serahkan Koin untuk Pendanaan Konfercab NU Sumenep

MWCNU Pragaan Serahkan Koin untuk Pendanaan Konfercab NU Sumenep
KPNU Pragaan sebelum penyerahan koin Konfercab. (Foto : NOJ/ Firdausi).
KPNU Pragaan sebelum penyerahan koin Konfercab. (Foto : NOJ/ Firdausi).

Sumenep, NU Online Jatim

Pada hari Minggu tanggal 27 September 2020 warga NU Sumenep akan menghadapi gawe besarnya yakni Konferensi Cabang NU di Pondok Pesantren Nasy'atul Muta'allimin Kecamatan Gapura dengan motto 'Dari Warga, Oleh Warga, Untuk Warga'.

 

Berdasarkan launcing gerakan Koin Konfercab NU dan hasil sidang komisi tanfidziyah saat Bahtsul Masail di Kecamatan Ganding bulan lalu. Memutuskan bahwa seluruh pengurus Mejelis Wakil Cabang Nahdlatul (MWCNU) se-Kabupaten Sumenep sepakat untuk menindaklanjuti gerakan tersebut di lingkungannya masing-masing.

 

K. Zainul Hasan yang didaulat sebagai Ketua Pelaksana menjelaskan, panitia sengaja mengusung motto tersebut karena panitia menolak menerima bantuan sepeserpun dari pemerintah daerah, partai politik, sponsor, perusahaan, serta Calon Bupati dan Wakil Bupati Sumenep.

 

Wakil Ketua PCNU Sumenep tersebut menegaskan bahwa panitia berangkat dari 0% dan tidak menggunakan uang kas pengurus karena saat ini PCNU berusaha untuk melunasi hutang tanah pada BMT NU Jawa Timur.

 

"Walaupun berangkat dengan tangan kosong, kami mampu merealisasikan beberapa rentetan acara Pra Konferancab, seperti halaqah penguatan ranting NU, lokakarya Restra, nonton bareng film jejak langkah 2 ulama di 5 titik, layanan kesehatan gratis, dan lomba Mars Syubbanul Wathan Online," terangnya.

 

Yang tersisa hanya 2 kegiatan Pra Konferancab yang belum dilaksanakan, yakni bazar dan ngaji bareng bersama Gus Ghafur dan Gus Baha.

 

"Mohon doanya agar kami diberikan kekuatan demi menjalankan amanah ini dan merealisasikan rentetan acara hingga sampai puncaknya" pintanya.

 

Respon MWCNU Pragaan

Hasil keputusan komisi tanfidziyah dijalankan oleh pengurus MWCNU Pragaan dengan menggelorakan gerakan Koin Konfercab di setiap ranting, lembaga, badan otonom NU, dan pesantren atau lembaga pendidikan Islam.

 

Penegasan ini disampaikan K. Muhris Baharun bahwa gerakannya benar-benar dilakukan toh walaupun warga belum mengenal maksud kegiatan tersebut.

 

Ketua NU-Care Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) MWCNU Pragaan tersebut menjelaskan bahwa ada 3 jenis gerakan yang dilakukan oleh timnya. Yakni gerakan bersegmen KPNU, Koin NU Peduli, dan gerakan gerilya yang masuk ke tingkat ranting.

 

"Gerakan Koin Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Jaddung Rp. 240.000; gelora Koin Konfercab Rp. 1.800.000; uang Lazisnu Rp. 515.000; dan gerakan KPNU Rp. 3.275.000. Total keseluruhan Rp. 5.830.000," urainya.

 

Tak hanya itu, saat penyerahan ijazah PKPNU, sebagian kader tidak hadir sehingga uang tidak terkumpul sepenuhnya.Bagi alumni KPNU Pragaan yang belum mengambil ijazah bisa mengambil ke sekretariat MWCNU dan membawa uang Rp. 25.000 untuk mendanai Konfercab. "Semoga amal kalian mendapatkan balasan yang melimpah," harapnya.

 

Kegiatan ini bertepatan dengan temu alumni KPNU di auditorium MWCNU Pragaan dalam rangka penguatan ideologi Ke-NU-an. Kemudian acara ditutup dengan penyerahan Koin Konfercab oleh H. Hamdani SH selaku Wakil Bendahara MWCNU kepada Bendahara PCNU Sumenep. 

 

Editor : Romza

PWNU Jatim Harlah