Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Nasi Muduk, Kuliner Khas Lamongan yang Jarang Diketahui

Nasi Muduk, Kuliner Khas Lamongan yang Jarang Diketahui
Nasi Muduk, kuliner khas Kabupaten Lamongan yang jarang diketahui. (Foto: NOJ/Titik Nur Makrufah)
Nasi Muduk, kuliner khas Kabupaten Lamongan yang jarang diketahui. (Foto: NOJ/Titik Nur Makrufah)

Lamongan, NU Online Jatim

Soto dan Pecel Lele identik dengan Kabupaten Lamongan. Tapi siapa sangka, kabupaten di kawasan pantai utara Jawa Timur itu juga memiliki penganan khas lainnya. Ada lagi kuliner khas Lamongan yang jarang diketahui, yaitu Nasi Muduk.

 

Sekilas, dari segi penampilan, Nasi Muduk mirip dengan nasi kuning yang biasa ditemui di banyak tempat. Tapi yang berbeda dari Nasi Muduk ialah pada cara pengolahannya dan rempah-rempah yang dimasukkan ke dalam bahan-bahannya.

 

Nasi Muduk juga berjenis-jenis. Ada Nasi muduk yang disajikan dengan bumbu pecel, dan ada Nasi Muduk yang disajikan dengan bumbu rujak yang superpedas. Sebagai penyedap, beberapa lauk biasa disuguhkan di Nasi Muduk. Di antaranya ayam goreng, cumi atau nus, jeroan, udang, kerang, telur pindang, dan tempe.

 

Nasifatun, salah satu penjual Nasi Muduk di Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, menyampaikan bahwa Nasi Muduk memang sudah lama dikenal warga Lamongan. Namun, dia sendiri baru berjualan sejak delapan tahun lalu.

 

"Alhamdulillah meski buka baru delapan tahun, namun pelanggan sudah banyak," ujarnya kepada NU Online Jatim, Ahad (12/09/2021).

 

David, warga Sendangagung, menyampaikan bahwa Nasi Muduk di Sendangagung banyak pilihannya dan buka dengan jam berbeda. Harganya juga terjangkau, yakni Rp5 ribu-Rp10 ribu.

 

"Penjual muduk di sini bisa dikatakan seperti shift, ada yang jual pagi untuk sarapan, ada jual siang untuk makan siang, dan ada yang buka hanya sore sampai malam," kata David.

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 PWNU Jatim