Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Sekolah Aswaja untuk Asah Pola Pikir Konstruktif Hadapi Pandemi Covid-19

Sekolah Aswaja untuk Asah Pola Pikir Konstruktif Hadapi Pandemi Covid-19
Sekolah Aswaja yang dilaksanakan di Rumah Pergerakan PC PMII Jombang, Minggu (11/ 10/ 2020). (Foto : NOJ/ Anggit Puji).
Sekolah Aswaja yang dilaksanakan di Rumah Pergerakan PC PMII Jombang, Minggu (11/ 10/ 2020). (Foto : NOJ/ Anggit Puji).

Jombang, NU Online Jatim

Guna menguatkan rekonstruksi berpikir Aswaja dalam menyikapi pandemi Covid-19, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Jombang menggelar Sekolah Aswaja, Minggu (11/10/2020).

 

Secara garis besar pandemi Covid-19 dan pola kehidupan baru (New Normal) menyebabkan banyak perubahan, diantaranya di bidang agama maupun sosial. Tidak terkecuali perilaku, proses interaksi sosial dan aktifitas ibadah. Hal inilah yang mendasari PC PMII Jombang menggelar sekolah Aswaja.

 

Ketua 3 PC PMII Jombang, M Budi Nur Isnaeni yang juga selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan, kader PMII harus dikuatkan secara kerangka ideologis dan aksi dalam penerapan Aswaja di masa pandemi.

 

"Jadi Aswaja sejatinya dapat menjadi jembatan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Caranya bagaimana? dengan berpikir konstruktif dan selalu meyakini nilai-nilai Aswaja ketika diterapkan dalam hidup, hasilnya tidak akan main-main," ucapnya.

 

Menurutnya, diselenggarakannya Sekolah Asswaja kali ini sebagai jembatan edukasi, melalui nilai-nilai agama yang kuat dan berpondasi. "Sederhananya bagaimana Aswaja ini dijadikan sebagai kerangka berpikir konstruktif dalam menjawab problematika di tengah pandemi Covid-19 dan yang dikuatkan adalah hati, psikis dan cara berpikir," kata Budi.

 

 

Ia melanjutkan,  Aswaja nantinya berimplikasi pada perilaku keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Pentingnya edukasi ini supaya masyarakat tidak hanya berfokus pada semrawutnya ekonomi, sosial dan pendidikan yang diakibatkan Covid 19.

 

"Karena didalam nilai-nilai aswaja terdapat beberapa ilmu yang menyasar ke perilaku kader di dalam setiap refleksi aksi dan ideologisnya. Ini bisa jadi senjata rahasia dalam melawan Covid-19, contohnya dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang Covid-19 itu bagaimana dan bagaimana cara mengansitipasinya," beber Magister Pendidikan lulusan S-2 Unhasy Tebuireng Jombang ini.

 

Beberapa nilai- nilai Aswaja yang ia maksud dalam hal ini seperti Tawassuth (moderat), Tasamuh (toleransi), Tawazun (keseimbangan) dan juga Ta'adul (keadilan).

 

Tawasuth (moderat) bisa dimaknai sebagai berdiri di tengah, moderat, tidak ekstrim, tetapi memiliki sikap dan pendirian yang teguh dalam menghadapi posisi dilematis.

 

Tasamuh (Toleransi) menghargai perbedaan, tidak memaksakan kehendak dan merasa benar sendiri. Nilai yang mengatur bagaimana kita harus bersikap dalam hidup sehari-hari, khususnya dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.

 

Tawazun (keseimbangan) keseimbangan dalam pola hubungan atau relasi, baik yang bersifat antar individu, antar struktur sosial, antara negara dan rakyatnya, maupun antara manusia dan alam.

 

Ta'adul (keadilan) Dengan adanya keseimbangan, toleran, dan moderat maka akan mengarah pada sebuah nilai keadilan yang merupakan ajaran universal Aswaja. Setiap pemikiran, sikap dan relasi, harus selalu diselaraskan dengan nilai ini. Pemaknaan keadilan yang dimaksud di sini adalah keadilan sosial.

 

Keempat nilai-nilai Aswaja ini menurutnya, cocok digunakan para kader PMII sebagai alat untuk menyebarkan edukasi menyikapi pandemi Covid-19.

 

"Tidak ada kata terlambat, apalagi sekarang perkembangan kasus Covid-19 di Jombang juga sudah menginjak angka 900 lebih, tentunya disinilah saatnya jika kader PMII ingin bergerak memanusiakan manusia, memberi edukasi sesuai nilai Aswaja itulah jawabannya," tegasnya.

 

Sekolah Asswaja ini digelar di Rumah Pergerakan PC PMII Jombang lantai dua. Sekitar 30 kader PMII dari enam Komisariat se Jombang turut ambil bagian dari kegiatan kali ini. Kegiatan yang dilaksanakan sehari semalam ini dimulai dengan Webinar Sekolah Aswaja dan dilanjutkan dengan kelas di lantai dua dengan narasumber H. Faris Khoirul Anam, K.H Azam Khiruman (Gus Heru) dan Ustad Yusuf Suharto.

 

Penulis : Anggit Puji

Editor : Romza

Bank Jatim (31/7)