• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Rabu, 29 Juni 2022

Kediri Raya

Maknai Harlah Ke-68, Begini Pesan Ketua IPNU UNU Blitar

Maknai Harlah Ke-68, Begini Pesan Ketua IPNU UNU Blitar
Febrianto, Ketua PKPT IPNU UNU Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)
Febrianto, Ketua PKPT IPNU UNU Blitar. (Foto: NOJ/ Ika Nur Fitriani)

Blitar, NU Online Jatim

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) genap berusia 68 tahun pada 24 Februari hari ini. IPNU yang diinisiasi oleh KH Tolchah Mansyur di Semarang, Jawa Tengah bersama pelajar dari berbagai penjuru Indonesia di tanggal yang sama tahun 1954 silam.


Ketua Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar, Febrianto mengungkapkan, pada Harlah IPNU ke-68 ini ia maknai bahwa IPNU itu luwes.


“Maka dari itu, apapun statusnya IPNU merangkul pemuda pada segala sektor dan berperan sebagai garda terdepan untuk penguatan ideologi berbasis Ahlusunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ungkapnya kepada NU Online Jatim, Kamis (24/02/2022).


Selain itu, kader IPNU dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) sebagai agen perubahan harus memiliki pemikiran yang kritis dan dinamis. Kritis dalam artian bertindak cepat ketika menghadapi suatu masalah, dan juga mampu mencari solusi untuk menyelesaikannya.


Menurutnya, sebagai kader IPNU-IPPNU pasti akan menghadapi berbagai permasalahan, baik dalam internal organisasi maupun eksternal. Maka dari itu, kader IPNU-IPPNU harus berpikir secara dinamis, mampu memberikan energi positif dan inovasi untuk kemajuan organisasi.


“Hal tersebut penting untuk masa depan organisasi, terutama untuk mewujudkan akselerasi pelajar untuk peradaban, dan mewujudkan kader IPNU-IPPNU yang mampu mengikuti perkembangan zaman,” jelasnya.


Febri juga menuturkan, sebagai kader PKPT IPNU-IPPNU yang berada di kalangan mahasiswa, harus mampu menghadapi tantangan. Selain itu, hendaknya juga berupaya untuk terus melatih diri dan upgrade kemampuan menjadi lebih baik.


“Karena, sebagai lumbung intelektual kader PKPT IPNU-IPPNU harus mampu menjadi role model kader terbaik IPNU-IPPNU,” ungkapnya.


Febri juga berpesan, kader PKPT IPNU-IPPNU hendaknya memegang teguh Trilogi IPNU-IPPNU, yaitu Belajar, Berjuang dan Bertakwa. Yakni, jangan berhenti belajar sampai kapanpun, jangan lelah berjuang untuk mewujudkan cita-cita IPNU-IPPNU, dan jangan lupa untuk bertakwa kepada Allah agar dipermudah segala urusan.
 

 

“Semoga dengan momentum Harlah ini kita dapat belajar, bahwa menjadi kaum terpelajar bukan hanya belajar di dalam kelas dan memperoleh nilai yang sempurna. Tetapi lebih dari itu, juga bergerak di organisasi dengan semangat ukhuwah agar lebih sempurna,” pungkasnya.


Kediri Raya Terbaru