• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Sabtu, 2 Juli 2022

Keislaman

4 Hal yang Menyelamatkan Manusia saat Beribadah

4 Hal yang Menyelamatkan Manusia saat Beribadah
Setidaknya ada 4 hal yang hearus diperhatikan saat beribadah. (Foto: NOJ/PRt)
Setidaknya ada 4 hal yang hearus diperhatikan saat beribadah. (Foto: NOJ/PRt)

Tugas utama bagi manusia saat diciptakan di dunia adalah untuk beribadah dan beramal sebanyak mungkin. Dalam salah satu ayat disebutkan bahwa Allah tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Nya. 
 

Seperti diketahui bahwa ibadah yang dilakukan manusia manfaatnya bukanlah untuk Allah SWT, tapi untuk manusia itu sendiri. Karena di akhirat kelak, tidak ada yang bisa membantu manusia kecuali amal baik selama hidup di dunia. Amal baik itu bisa berupa ibadah kepada Allah atau pun amal baik yang dilakukan terhadap sesama manusia. 
 

Dikarenakan ibadah dan amalan sangat penting dikerjakan, maka ada baiknya mengenal apa saja yang mesti dilakukan pada saat melakukan sebuah ibadah atau amalan tertentu. 

 


Setiap amalan dan ibadah ada ilmu dan cara mengerjakannya. Kalau cara ibadahnya tidak diketahui dan disempurnakan, bagaimana Allah akan menerimanya? Sebab itu, Abu Laits al-Samarqandi dalam Tanbihul Ghafilin menjelaskan sebagai berikut: 
 

وقال بعض الحكماء: يجتاج العمل أربعة أشياء حتى يسلم: أولها العلم قبل بدئه لأن العمل لا يصلح إلا بالعلم، فإذا كان العمل بغير علم كان ما يفسده أكثر مما يصلحه. والثاني النية في مبدئه لأن العمل لا يصلح إلا بالنية...والثالث الصبر في وسطه، يعني يصبر فيه حتى يؤديه على السكون والطمأنينة. والرابع الإخلاص عند فراغه، لأن العمل لا يقبل بغير إخلاص، فإذا عملت بالإخلاص يتقبل الله تعالى منك، وتقبل قلوب العباد منك 
 

Artinya: Sebagian orang bijak berkata: Amalan butuh pada 4 hal agar selamat. Pertama, berilmu sebelum memulai. Karena amal tidak sah tanpa ilmu. Bila amal dilakukan tanpa ilmu, mudharatnya lebih banyak ketimbang maslahatnya. Kedua, niat saat memulai karena amalan tidak sah tanpa niat.  Ketiga, sabar ketika menjalankannya agar mencapai ketenangan. Keempat, ikhlas saat selesai beramal. Karena amalan tidak akan diterima tanpa keikhlasan. Bila ikhlas, Allah akan menerima amalan kita dan hati orang-orang yang beribah pada Allah (beriman) juga akan menerimanya.
 

Penjelasan di atas menegaskan ada 4 hal yang perlu dipersiapkan dan dilakukan ketika mengerjakan sebuah amalan atau ibadah. Keempat hal itu sebagai berikut: 
 

1. Memiliki ilmu tentang ibadah yang dikerjakan 
 

Ilmu sangatlah penting, terutama ilmu yang berkaitan dengan ibadah. Tanpa ilmu, kita tidak mengerti bagaimana cara shalat, puasa, zakat yang benar. Maka dari itu, belajarlah sebelum mengerjakan ibadah. 
 

2. Tanamkan niat dalam hati
 

Niat menjadi rukun penting dalam ibadah. Niat menjadi pembeda antara suatu ibadah dengan ibadah lain, serta pembeda antara ibadah dengan yang bukan ibadah. Kalau tidak ada niat, ibadah yang dilakukan tidak ada gunanya. 
 

3. Menumbuhkan kesabaran
 

Dalam mengerjakan shalat misalnya, usahakan menahan diri dan bersabar sampai selesai. Kalau tidak sabar, ibadah yang dikerjakan terasa terburu-buru dan tidak mendapatkan ketenangan. 
 

4. Berupaya untuk ikhlas
 

Karena Allah hanya menerima ibadah yang dilakukan dengan penuh keikhlasan. Jangan sampai beramal karena dilihat orang, ingin mendapatkan pujian, dan melepaskan kewajiban semata. Sangat disayangkan orang yang beribadah untuk dilihat orang lain, karena semua itu tidak ada nilainya di hadapan Allah.


Editor:

Keislaman Terbaru