• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Jumat, 2 Desember 2022

Matraman

NU Kota Madiun Siap Wujudkan Kemandirian Jamiyah

NU Kota Madiun Siap Wujudkan Kemandirian Jamiyah
PCNU Kota Madiun siap wujudkan kemandirian organisasi lewat sejumlah sektor. (Foto: NOJ/ Muhammad Nawawi)
PCNU Kota Madiun siap wujudkan kemandirian organisasi lewat sejumlah sektor. (Foto: NOJ/ Muhammad Nawawi)

Madiun, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Madiun bertekad untuk meneguhkan komitmen profesionalisme untuk kemandiran organisasi. Untuk itu, pengembangan dalam layanan pendidikan, kesehatan, dakwah dan kemasyarakatan serta menguatkan ekonomi jamiyah dan jamaah, mutlak untuk dilakukan.  

 

Penegasan tersebut diungkapkan Ketua PCNU Kota Madiun, KH Agus Mushofa Izzuddin atau Gus Shofa dalam Musyawarah Kerja (Musker) dan Pelantikan PCNU Kota Madiun masa khidmat 2021-2026. Kegiatan dipusatkan di Asrama Gen Q Pondok Pesantren Al-Mujaddadiyyah, Demangan, Kota Madiun, Ahad (26/09/2021).

 

Gus Shofa mengatakan, di periode ketiga kepemimpinannya, pihaknya menghendaki untuk memperkuat karakter Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, sistem organisasi dan kelembagaan, pengembangan pertanian warga NU, serta meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Untuk itu, Gus Shofa mengajak jajaran pengurus baru lebih profesional dalam mengemban amanah sebagai bentuk khidmat pada NU.

 

“Mudah mudahan di jajaran pengurus periode ini bisa berlatih dan berbenah diri dari kekurangan di periode pertama ataupun kedua. Dan mudah-mudahan sesuatu yang sudah berjalan dengan baik, di periode ketiga ini semakin kokoh dan kuat,” ujarnya.

 

Dirinya berharap, para masyaikh di jajaran syuriyah untuk tidak bosan menegur dan membimbingnya menuju ke arah yang lebih baik. “Saya berharap, jajaran syuriah untuk tidak bosan, mboten waleh-waleh menegur kami, mengingatkan kami, atau mungkin memaafkan kami ketika ada salah dan khilaf,” imbuhnya.

 

Sementara Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, Misbahul Munir yang hadir dalam acara tersebut merasa tertarik dengan tekad yang diusung PCNU Kota Madiun. Menurutnya, kemandirian merupakan kunci utama agar roda organisasi dapat berjalan dinamis.

 

Ia menambahkan, bahwa kondisi saat ini banyak persoalan sosial ekonomi di masyarakat yang harus dipecahkan. Dan, NU dapat mengambil peran itu dengan memasukannya dalam berbagai program kerja.   

 

“Saya berpesan, kalau buat program jangan yang besar-besar. Program yang kecil-kecil saja tapi bisa berdampak luas. Saat ini banyak persoalan di masyarakat yang belum terselesaikan, dan NU harus hadir mengurai persoalan tersebut,” ungkap Komisaris TV9 itu.

 

 

Selain Musker dan Pelantikan, dalam acara tersebut PCNU Kota Madiun juga mengukuhkan kepengurusan baru 14 lembaga di bawah naungan PCNU setempat. Lembaga-lembaga tersebut dituntut untuk bersinergi mendukung serta merealisasikan program-program yang telah disepakati.

 

Penulis: Muhammad Nawawi


Matraman Terbaru