• logo nu online jatim
Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Khutbah Keislaman Tokoh Rehat Jujugan Nusiana Opini Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Video Risalah Redaksi NU Online Network
Selasa, 9 Agustus 2022

Parlemen

Ngaji Binnur: Ramadhan Momentum Tingkatkan Kepedulian

Ngaji Binnur: Ramadhan Momentum Tingkatkan Kepedulian
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi. Foto: Istimewa
Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi. Foto: Istimewa

Surabaya, NU Online Jatim
Dalam Islam terdapat beberapa macam ikatan persaudaraan. Di antaranya persaudaraan antar keturunan (ukhuwah nasabiyah), persaudaraan sesama manusia (ukhuwah basyariyah), persaudaraan setanah air (ukhuwah wathaniyah), dan persaudaraan seagama (ukhuwah Islamiyah).
 

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PKB DPRD Jawa Timur, Fauzan Fuadi dalam kegiatan Bincang NU Online Jatim Ramadhan (Binnur) dengan tema Mengukuhkan Persaudaraan di Bulan Ramadhan pada Jumat (15/04/2022).
 

“Dalam Al-Qur’an surat al-Hujurat ayat 10 memberikan kabar yang artinya bahwa orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu perbaikilah hubungan antara saudaramu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat,” jelas Fauzan.
 

Dikatakan mantan Ketua PC PMII Malang tersebut, bulan Ramadhan merupakan momentum meningkatkan ibadah, tanggung jawab sosial dan ukhuwah basyariyah. Menurutnya, bulan  Ramadhan merupakan trigger atau pemicu umat Islam untuk meningkatkan kepedulian kepada sesama.
 

“Dengan melakukan puasa, seseorang bisa merasakan penderitaan fakir-miskin sehingga terbangun rasa solidaritas yang tinggi. Hal ini pada akhirnya menambah rasa syukur dan ikhlas terhadap orang lain dan alam sekitarnya,” tuturnya.
 

Bulan Ramadhan sendiri, lanjut Fauzan, memiliki banyak keutamaan yang melimpah. Semua aktivitas ibadah yang dilakukan dijanjikan dengan ganjaran yang luar biasa seperti halnya bersedekah saat bulan Ramadan yang bisa dilakukan dengan memberi makan orang berbuka.
 

Adapun ganjaran pahala yang akan didapatkan yaitu setara dengan pahala orang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya sendiri.
 

“Sebagaimana dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW, barangsiapa yang memberi buka orang yang puasa akan mendapatkan pahala seperti pahalanya orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun,” sambung Fauzan.
 

Bendahara DPW PKB Jatim ini mengajak kepada Nahdliyin agar mengikis berbagai sifat diri yang negatif.  Dirinya menyebut bulan Ramadhan adalah pintu menerima kebaikan dari luar, walaupun berasal dari mereka yang berbeda warna kulit, bahasa maupun agama.
 

“Jadikan ramadhan dan puasa sebagai sarana introspeksi dan memperkuat batin untuk saling menyapa antar sesama muslim, sesama anak bangsa, dan umat manusia,” pungkasnya.


Editor:

Parlemen Terbaru