Ansor di Pamekasan Bertekad Dirikan Kepengurusan Hingga Ranting

Ansor di Pamekasan Bertekad Dirikan Kepengurusan Hingga Ranting
Silaturahim PAC GP Ansor dengan MWCNU Kadur, Pamekasan. (Foto: NOJ/Syarofi)
Silaturahim PAC GP Ansor dengan MWCNU Kadur, Pamekasan. (Foto: NOJ/Syarofi)

Pamekasan, NU Online Jatim

Upaya untuk meluaskan kepengurusan hingga tingkat desa dilakukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Kecamatan Kadur, Pamekasan. Hal tersebut sebagai ikhtiar agar semakin banyak kader dan keberadaan Ansor kian diterima.

 

Ikhtiar tersebut dilakukan setelah kepengurusan sukses menggelar Konferensi Anak Cabang (Konferancab) di bawah kepemimpinan Fathorrahaman.

 

Kali ini yang dilakukan dengan menggelar silaturahim dan koordinasi dengan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kadur, KH Bidhlawi Abshom di Pondok Pesantren Al-falah Sumber Gayam, Senin (14/9/2020).

 

Fathorrahman selaku Ketua PAC GP Ansor Kadur mengatakan, silaturahim dilakukan untuk melakukan koordinasi dengan MWCNU dalam rangka pendirian kepengurusan Ranting Ansor atau rantingisasi.

 

"Selain silaturahim, kami jajaran pengurus baru PAC GP Ansor Kadur meminta arahan dan bimbingan terkait rantingisisasi," katanya.

 

Dirinya menambahkan bahwa dalam melakukan rantingisasi, pengurus juga akan melakukan koordinasi dengan Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) se-Kecamatan Kadur.

 

"Mulai besok sudah akan bergerilya ke desa-desa se-Kecamatan Kadur untuk pembentukan kepengurusan pimpinan ranting yang didahului sowan kepada masing Ketua PRNU di tiap desa," ungkap alumni Instika An-Nuqayah Guluk-guluk Sumenep tersebut.

 

Sementara Ketua MWCNU Kadur, Kiai Baidhowi merespons baik keinginan Ansor untuk melakukan rantingisasi.

 

"Tentu Sangat bahagia ketika Ansor mau melaksanakan rantingisasi, tapi jangan lupa dalam melakukan itu untuk melibatkan para tokoh NU di bawah serta Ketua Ranting NU," tuturnya.

 

Dirinya berharap, ke depan Ansor Kadur makin maju dan aktivitas yang dilakukan agar dipublikasikan di berbagai media.

 

"Silakan Ansorkan pemuda di Kadur dan jangan lupa setiap kegiatan diunggah di NU Online serta media sosial agar tidak hanya dikuasai kelompok keras. Dan semoga perjuangan Ansor mendapat berkah," harap Kiai Baidhowi.

 

Editor: Syaifullah

Iklan Medsos