Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ansor Jember Ngabuburit dengan Musik Rock di Harlah ke-87

Ansor Jember Ngabuburit dengan Musik Rock di Harlah ke-87
Ngabuburock dalam rangka hari lahir ke-87 GP Ansor di Jember. (Foto: NOJ/MH)
Ngabuburock dalam rangka hari lahir ke-87 GP Ansor di Jember. (Foto: NOJ/MH)

Jember, NU Online Jatim

Banyak cara yang dilakukan oleh aktivis Gerakan Pemuda Ansor dalam memperingati hari lahir GP Ansor ke-87 yang jatuh pada Sabtu (24/04/2021). Seperti halnya Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Jember yang menghadirkan musik rock dengan kemasan kegiatan Ngabuburock.

 

"Kita ingin ambil dari spirit teman-teman rock, karena dari sejarahnya  mereka tidak lepas dari perjuangan, perlawanan dari kekerasan dan radikalisme. Jadi kita ambil dari semangat itu untuk kita masukkan ke teman-teman Ansor," kata Ketua PC GP Ansor Jember, Izzul Ashlah, kepada NU Online Jatim, Minggu (25/04/2021).

 

Menurutnya, musik sangat berpengaruh dalam membangun daya juang dan semangat para pemuda dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Selain itu, salah satu tujuan menampilkan musik rock itu juga untuk merangkul antargolongan dalam rangka membangun kerukunan dan cinta tanah air.

 

"Jika Kerukunan dan kedamaian antar golongan di Indonesia ingin berjalan maka kita harus rangkul dan gandeng siapa pun dan kelompok apapun yang juga mencinta tanah air ini," ujar Izzul.

 

Selain penampilan musik rock, di kegiatan Ngabuburock tersebut juga digelar buka bersama seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang GP Ansor se kabupaten Jember dan pemberian santunan kepada anak yatim. Izzul berharap Ansor ke depan lebih kuat ke depan.

 

"Selain perjuangan kultural juga perjuangan struktural harus lebih kuat lagi. Karena perjuangan kita sekarang susah kalau hanya berjuang lewat jalur kultural, tapi jalur struktural harus juga kita masuki dan kuasai karena hajat orang banyak itu ditentukan di situ," kata Izzul.

 

Editor: Nur Faishal

Bank Jatim (31/7)