Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Meski Terbatas sebab Pandemi, Nuzulul Qur’an Akhirnya Terlaksana di Pesantren

Meski Terbatas sebab Pandemi, Nuzulul Qur’an Akhirnya Terlaksana di Pesantren
Langgar Genteng Pondok Pesantren Al Islahiyah Singosari, Kabupaten Malang menggelar peringatan Nuzulul Qur’an pada Sabtu (01/05/2021). (NOJ/ Moch Miftachur Rizki)
Langgar Genteng Pondok Pesantren Al Islahiyah Singosari, Kabupaten Malang menggelar peringatan Nuzulul Qur’an pada Sabtu (01/05/2021). (NOJ/ Moch Miftachur Rizki)

Malang, NU Online Jatim

Langgar Genteng Pondok Pesantren Al Islahiyah Singosari, Kabupaten Malang menggelar peringatan Nuzulul Qur’an. Kegiatan ini dilaksanakan di depan Langgar Genteng Jl Kramat 81 Pagentan Singosari pada Sabtu (01/05/2021).

 

Turut hadir pada kegiatan ini KH Imam Sukarlan sebagai penceramah, KH Imron Rosyadi Hamid, Ny Hj Anisah Mahfudz, Hj Hikmah Bafaqih, Gus Ahsani Fathur Rahman, dan tokoh – tokoh lainnya.

 

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Langgar Genteng Pesantren Al Islahiyah yang tahun kemarin sempat ditiadakan lantaran pandemi. Akan terapi kegiatan kali di adakan secara terbatas lantaran pandemi belum berakhir,” kata Nur Syafa’at, Ketua Pelaksana Kegiatan.

 

Syafa’at sapaan akrabnya menyampaikan bahwa hanya tokoh sekitar pesantren yang di undang untuk menghadiri kegiatan ini. “Kebetulan kami hanya mengundang tokoh dan masyarakat sekitar pesantren. Karena sesuai arahan dari Pak RT itu kegiatan ini jangan terlalu meluas,” tandasnya.

 

Selain itu salah satu perwakilan Pengasuh Pondok Pesantren Al Islahiyah menyampaiakan beberapa esensi dari diadakannya kegiatan ini.

 

“Kami ingin tradisi di pesantren ini tetap berlanjut walupun dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat seperti halnya memakai masker dan menjaga jarak aman. Kegiatan ini kami rangkai dengan buka bersama sekaligus pemberian penghargaan untuk santri berprestasi,” jelas KH Imron Rosyadi Hamid, Pengasuh Ponpes Al Islahiyah.

 

 

Gus Imron sapaan akrabnya menyampakan beberapa harapannya untuk kedepan. “Kami berharap pandemi ini segera berakhir agar kegiatan santri bisa berjalan dengan normal kembali. Mudah – mudahan kegiatan semacam ini dengan segala keterbatasannya ini berjalan dengan tidak mengurangi juga hikmah kita untuk memperingati Nuzulul Qur’an,” pungkas pengasuh yang juga Rais Syuriah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok tersebut.

 

Editor: Romza


Editor:
F1 PWNU Jatim