Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

KSM Tematik Unisma Gerakkan Rumah Bibit Masyarakat di Gresik

KSM Tematik Unisma Gerakkan Rumah Bibit Masyarakat di Gresik
Proses penanaman bibit. (Foto: NOJ/humas)
Proses penanaman bibit. (Foto: NOJ/humas)

Gresik, NU Online Jatim

Dilatar belakangi dengan adanya rumah bibit yang sudah lama tidak dirawat, mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Universitas Islam Malang (Unisma) kelompok 95 dan 88 yang beranggotakan Irmadani Dwi, Aizi Syafika, serta Dwi Ratna menggerakkan kembali rumah bibit dengan bantuan warga desa Racitengah, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

 

“Latar belakang program mengaktifkan kembali rumah bibit dengan membangun kembali dan memanfaatkan fasilitas lahan desa. Selain itu, desa setempat juga didukung dengan kondisi geografis yang memadai sehingga berbagai jenis sayuran bisa tumbuh dengan baik di wilayah ini,” jelas Iramadani, etua kelompok.

 

Irmadani mengungkapkan jika program kerja tersebut bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya penanaman dan pemeliharaan suatu tanaman.

 

“Tidak hanya itu, program mari menanam juga menjadi bentuk upaya ketahanan pangan karena masyarakat yang mendapat bibit sayuran dapat menikmati hasil dari bibit tersebut,” ungkapnya.

 

“Sebenarnya masyarakat sudah melaksanakan program rumah bibit sebelum pandemi, tetapi karena pandemi dan kesibukan warga masing-masing akhirnya program ini vakum dan rumah bibit tidak terawatt,” cerita Lilik, warga setempat.

 

Irmadani mengatakan dalam program menggerakkan rumah bibit, kelompoknya membantu membibit sayuran kepada masyarakat.

 

“Adapun bibit sayuran yang di tanam atas lima jenis yakni bibit bayam, seladri, sawi, tomat dan kangkong,” katanya.

 

Beberapa program kerja yang juga dilaksanakan oleh kelompok 95 dan 88 adalah penyuluhan tentang Covid-19 terhadap anak-anak, membantu kegiatan di balai desa, dan lain-lain. Sebagai penutup, Irmadani berharap masyarakat dapat merasakan dampak dari program kerja yang dilakukannya bersama kelompoknya. Selain itu, dia juga ingin ke depan masyarakat dapat meneruskan dan mengembangkan program yang telah dibuat oleh kelompoknya.

 

“Sebagai mahasiswa KSM kami hanya memberikan stimulus bagi warga. Ke depan warga sendiri yang akan melaksanakan maupun meneruskan kegiatannya. Sehingga, kami berharap dapat membuat Desa Sumberkembar menjadi lebih baik dari pada saat ini,” tandasnya.

 

Sementara itu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Thoriq Al- Anshori dan Sugiarto selalu mengingatkan agar mahasiswa tetap fokus dalam melaksanakan KSM dan agar terus Berkoordinasi dengan perangkat desa dalam pelaksanaannya dan menjaga nama baik kampus.


Editor:
F1 Bank Jatim Syariah (6/12)