Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Orang Madura dan Surya 16

Orang Madura dan Surya 16
Menemani tamu dengan menyediakan rokok adalah salah satu penghormatan. (Foto: NOJ/CS)
Menemani tamu dengan menyediakan rokok adalah salah satu penghormatan. (Foto: NOJ/CS)

H Zaini Ilyas adalah sosok penting saat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur masih berkantor di Raya Darmo 96 Surabaya.

 

Kaji Zaini, sapaan akrabnya demikian mengenal pengurus NU dari berbagai kota dan kabupaten di Jawa Timur. Hal tersebut lantaran dia menjadi staf kesekretariatan kala itu. Aneka kebutuhan surat menyurat sebagian melewati dirinya. Dan tentu saja, pria yang kini tinggal di Kota Surabaya tersebut dengan sigap melayani.

 

Namun, sebelum menjadi sosok yang demikian dikenal, Kaji Zaini juga pernah melewati cerita lucu yang hingga kini kerap disampaikan di grup WhatApp pegiat NU di Jawa Timur.

 

Kejadian ini disampaikan Ketua Ikatan Sopir Nahdlatul Ulama (he he), yakni H Samaji, tepatnya saat almaghfurlah KH A Hasyim Muzadi menjadi Ketua PWNU Jatim.

 

Suatu ketika, Kiai Hasyim memanggil H Zaini yang kala itu belum haji. Jadi, dipanggil saja dengan Zaini.


"Zaini, tolong belikan rokok Surya 16," kata Kiai Hasyim sambil menyodorkan selembar uang kertas.

Tak lama kemudian, Zaini kembali.

 

"Ini rokoknya, Abah," kata Zaini.

"Loh, kok Surya 12. Tadi saya mintanya Surya 16," Kiai Hasyim protes.

"Kan benar Abah. Itu yang satu bungkus isinya 12. Sedangkan yang eceran ada 4,” bela Zaini.

 

“Jadi, 12 tambah 4 kan 16?,” seloroh Zaini.


"Oalah Zaini, yo mbuh karepmu. Wes bawa saja sana rokoknya buat kamu," Kiai Hasyim pasrah sambil menahan rasa jengkel.

 

Cerita Haji Zaini ini menambah panjang kisah lucu, menggelitik dan tentu saja mengocok perut tentang orang Madura. Masih banyak cerita yang tidak kalah membuat kita terkekeh. Tunggu saja.  

Iklan promosi NU Online Jatim