Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Alhamdulillah, Seluruh Santri Blokagung Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Alhamdulillah, Seluruh Santri Blokagung Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
80 santri Pesantren Blokagung mengikuti wisuda penyintas Covid-19. (Foto: NOJ/Istimewa)
80 santri Pesantren Blokagung mengikuti wisuda penyintas Covid-19. (Foto: NOJ/Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Seluruh santri Pondok Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi yang terkonfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan sehat. Mereka sebelumnya telah menjalani masa karantina selama dua pekan, yang berakhir pada Ahad (13/9/2020).

 

“Setelah masa karantina selesai, secara bertahap para santri akan dipindahkan ke asrama masing-masing dengan memegang protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Pesantren Darussalam Hj Nihayatul Wafiroh dalam rilis resmi pihak pesantren.

 

Kemudian selama dua pekan ke depan, 80 santri yang telah dinyatakan sehat itu tetap akan mendapat pengawasan kesehatan secara rutin dari tenaga kesehatan. Sehingga, santri belum bisa dijenguk atau dijemput untuk pulang.

 

“Kami akan memberi info lebih lanjut kepada wali santri untuk kepastian jadwal kunjungan santri. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses karantina santri dan mohon maaf atas segala kekhilafan yang terjadi,” jelas perempuan yang juga Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini.

 

Wisuda Penyintas Covid-19

Sebelumnya, pada Sabtu (5/9/2020) lalu, 80 santri yang berhasil sembuh dari Covid-19 tersebut melaksanakan Wisuda Penyintas Covid-19. Prosesi wisuda dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pencegahan dan Penanganan Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan RI, Moh Budi Hidayat.

 

“Penyelenggaraan wisuda itu diadakan sebagai wujud syukur sekaligus penyemangat dewan pengasuh pesantren dalam menangani pandemi. Kami akan tetap melaksanakan karantina lokal sampai beberapa hari ke depan sampai seluruh santri benar-benar dinyatakan negatif,” kata Ninik, demikian Hj Nihayatul Wafiroh itu akrab disapa.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa dukungan terus bertambah, mulai dari pesantren lain sampai simpatisan. Dukungan tersebut berupa sembako hingga pengiriman video singkat untuk memberi semangat kepada pihak pesantren.

 

Bahkan, dukungan dan apresiasi pun datang dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat meninjau lokasi dapur umum pesantren, pada Sabtu (12/9/2020) kemarin. Ia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam penanganan klaster pesantren ini.

 

“Kami semua sangat berterima kasih. Juga kepada para pengasuh pesantren, para santri, dan keluarga santri yang semuanya dengan penuh kesabaran mendukung dan menjalani proses ini. Semoga kita semua selalu diberi kesehatan,” ungkap Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama masa khidmat 2000-2003 ini, dikutip NU Online dari laman detikcom.

 

Pewarta: Aru Elgete

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim