Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Jalan Tol Madura, Solusi Macet serta Upaya Pengembangan Ekonomi Lintas Sektor

Jalan Tol Madura, Solusi Macet serta Upaya Pengembangan Ekonomi Lintas Sektor
Istimewa
Istimewa

Sumenep, NU Online Jatim

Sejumlah elemen sudah menyampaikan tentang kebutuhan jalan tol di Pulau Madura. Bukan sekedar untuk atasi macet di jalan protokol Madura, jalan tol diyakini akan menjadi solusi pengembangan ekonomi dari berbagai sektor.   

 

Kali ini, gagasan pembangunan jalan tol Madura disampaikan Miftahul Munir, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Provinsi Jawa Timur. Ia menceritakan kondisi jalur protokol di Madura selama ini sering terjadi kemacetan. Khususnya di daerah Blega, Kabupaten Bangkalan.

 

Tidak hanya macet, bahkan sejumlah ruas jalur protokol di Madura sering terendam banjir saat musim penghujan. “Sudah menjadi rahasia umum. Bahwa saat musim hujan jalur utama Madura lumpuh karena banjir. Khususnya di sekitar Kota Sampang,” katanya kepada NU Online Jatim, Sabtu (22/05/2021).

 

Ia kemudian menyampaikan, solusi untuk mengatasi kemacetan yang rutin terjadi tersebut yaitu dengan pembangunan jalan tol di Madura.

 

“Persoalan-persoalan tersebut, solusinya ya Madura harus dibuatkan alternatif jalan, semisal dibuatkan tol. Karena untuk memindah keberadaan pasar yang menjadi biang kemacetan kan tidak mungkin. Begitu juga dengan banjir langganan itu belum bisa diatasi hingga sekarang,” ungkap Miftah.

 

Menurut Wakil Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Ansor Jatim ini, pembangunan tol di Madura bukan hanya menjadi solusi kemacetan. Tetapi juga menjadi penunjang pengembangan ekonomi dari berbagai sektor.

 

Di antaranya, pengembangan industri di Madura akan lebih mudah apabila ada jalan tol. Sebab, hingga kini industrialiasi di Madura masih memiliki potensi yang baik. Sehingga perlu didukung salah satunya dengan mempermudah akses melalui jalan tol.

 

Tidak hanya itu, sektor pariwisata yang saat ini mengalami perkembangan baik di Madura akan semakin mudah pengembangannya apabila jalan tol dibangun. “Yang tidak kalah penting, Kabupaten Sumenep itu penghasil minyak dan gas (migas) terbesar kedua di Jatim. Maka saya yakin pengelola atau pengusaha sektor migas akan mendukung apabila ada pembangunan jalan tol di Madura,” papar Miftah.

 

 

Ia berharap, gagasan pembangunan jalan tol di Madura akan didukung pemerintah. “Harapan ini perlu direspon Pemerintah provinsi dan Pusat, utamanya tokoh-tokol asal Madura baik yang ada di pemerintahan maupun DPR,” tandasnya.

F1 Bank Jatim  Syariah 17/9