Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Di Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Ini yang Diutarakan Menteri Teten

Di Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Ini yang Diutarakan Menteri Teten
Menteri Koperasi dan UKM di Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Kamis kemarin. (Foto: NOJ/Berijatatim.com)
Menteri Koperasi dan UKM di Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Kamis kemarin. (Foto: NOJ/Berijatatim.com)

Lamongan, NU Online Jatim

Menteri UMKM Teten Masduki menyampaikan bahwa Koperasi Syariah Sarekat Bisnis Pesantren (KSBP) harus mampu memenuhi kebutuhan pesantren beserta pengembangan bisnisnya. Selain itu, juga diharapkan mampu memperkuat warung di sekitar pesantren, dengan menyediakan barang dagangan yang murah, baik produk besar maupun UMKM.

 

Hal itu disampaikan Menteri Teten saat melaksanakan kunker bersama stakeholder ekonomi dan keuangan syariah ke Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran, Kabupaten Lamongan, Kamis (15/04/2021). Kunker tersebut dalam rangka sosialisasi program pemerintah pusat tentang program Lembaga Pemberdayaan Dana Bergulir (LPDB) bagi pelaku usaha yang menjadi binaan pondok pesantren.

 

Teten juga berkeinginan agar hasil produk UMKM di sekitar pesantren diakomodir untuk bisa masuk toserba, sehingga penguatan ekonomi pesantren dan masyarakat bisa benar-benar tercapai, sesuai dengan keinginan presiden.

 

“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, agar kementerian bisa ikut memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pesantren,” ujarnya dikutip dari Beritajatim.com, Jumat (16/04/2021).

 

Teten menambahkan, jika pihak KSBP bisa memenuhi hal tersebut, maka upaya dalam rangka pemberdayaan perekonomian umat dan penguatan koperasi modern akan bisa tercapai. Kementerian UMKM sudah pasti akan terus mendukung.

 

KSBP sendiri, kata Teten, yang sekarang baru beranggotakan 17 pondok pesantren di Jawa Timur, bisa terbentuk karena ide dari kementeriannya. Sehingga harus terus dipacu, baik secara kualitas maupun kuantitas. Dengan bertambah banyaknya anggota tersebut diharapkan pemberdayaan ekonomi pesantren dan masyarakat bisa tercapai dengan cepat.

 

Dalam agenda tersebut, Teten menyerahkan secara simbolis pembiayaan modal kerja melalui LPDB-KUMKM kepada KSBP di Pondok Pesantren Sunan Drajat sebesar Rp4,5 miliar. Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat KH Abdul Ghofur mengaku cukup senang dengan kepedulian Kementerian Koperasi dan UKM atas pengembangan ekonomi di pesantren.

 

Dijelaskan oleh Kiai Ghofur, bahwa kedatangan Menteri Koperasi dan UKM ke Pondok Pesantren Sunan Drajat cukup tepat, karena pondok tersebut sudah mempunyai berbagai unit usaha sebagai pemberdayaan ekonomi pesantren.

 

“Terima kasih, Pak Menteri, sudah datang di pondok peninggalan satu-satunya Wali Songo di bumi damai Sunan Drajat ini,” ucap Kiai Ghofur.

 

Editor: Nur Faishal

F1 Promosi Iklan