Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ketua Muslimat NU Tulungagung Ingatkan Hakikat Ramadlan

Ketua Muslimat NU Tulungagung Ingatkan Hakikat Ramadlan
Ketua PC Muslimat NU Tulungagung, Hj Miftachurrohmah. (Foto: NOJ/Puspita H)
Ketua PC Muslimat NU Tulungagung, Hj Miftachurrohmah. (Foto: NOJ/Puspita H)

Tulungagung, NU Online Jatim
Banyak makna yang dapat dipetik dari menjalankan ibadah puasa Ramadlan. Karenanya, setiap muslimin dan muslimat hendaknya dapat menangkap makna yang tersirat dan tersurat dari ibadah tersebut.

 

Penegasan ini disampaikan Hj Miftachurrohmah dalam video yang memang dibuat khusus untuk mengisi waktu ngabuburit bagi kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

 

“Iman harus disempurnakan dengan menjalankan syariat agama Islam. Salah satu syariat agama Islam yaitu ibadah puasa pada bulan Ramadlan,” kata Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Kabupaten Tulungagung tersebut, Senin (19/04/2021).


 

Disampaikannya bahwa puasa Ramadlan hendaknya dapat menjadi media untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karenanya momentum tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar puasa memberikan atsar atau pengaruh dalam keseharian.

 

"Kita harus merasa dekat kepada Allah saat menjalankan ibadah puasa Ramadlan," katanya pada video yang diunggah di akun Youtube PC Muslimat NU Kabupaten Tulungagung edisi Ramadlan itu.


 

Dalam video tersebut, Hj Miftachurrohmah menekankan bahwa dekat kepada Allah SWT adalah wujud penghambaan diri. Sedangkan tugas seorang hamba yaitu mengabdi dengan cara beribadah.


 

"Maka dari itu wajar kalau kita harus merasa dekat kepada Allah SWT untuk melaksanakan ibadah mahdlah dan ghairu mahdhah, di antaranya menjalankan puasa pada bulan Ramdlan ini," ungkap daiyah yang kerap menyampaikan tausiyah di stasiun televisi lokal itu.


 

Apabila seorang hamba menjalankan puasa Ramadlan sebagai ibadah mahdhah tersebut dengan penuh keimanan, maka Allah SWT akan mengampuni seluruh dosanya.


 

"Dengan menjalankan puasa yang penuh  imanan wahtisaban, kita semua berharap surga dan ridla dari Allah SWT," tegas dia.


 

Pada akhir video, dirinya mengajak masyarakat, khususnya kader Muslimat NU Kabupaten Tulungagung untuk menjalankan puasa Ramadlan dengan penuh kekhusyukan sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

 

Editor: Syaifullah

Bank Jatim (31/7)