Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Sebelum Wafat, Fatimatus Zuhro Ingin Ikut Konfercab demi Tanggung Jawab

Sebelum Wafat, Fatimatus Zuhro Ingin Ikut Konfercab demi Tanggung Jawab
Fatimatus Zuhro semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki).
Fatimatus Zuhro semasa hidupnya. (Foto: NOJ/ Moch Miftachur Rizki).

Bangkalan, NU Online Jatim

Fatimatus Zuhro, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Bangkalan memang sudah tiada.  Ia meninggal saat dirawat di Rumah Sakit dr Soetomo Surabaya, pada Rabu (10/03/2021) sekitar pukul 21.22 WIB.

 

Meski sudah wafat, namun kiprah almarhumah selama di IPPNU tidak mudah dilupakan oleh kader IPPNU Bangkalan. Bahkan dengan rasa tanggung jawabnya yang tinggi terhadap organiasi, meski dalam kondisi sakit ia masih tetap memiliki kemauan untuk mengikuti Konferensi Cabang (Konfercab) PC IPPNU Bangkalan. Sebab, masa khidmatnya memang sudah habis.

 

Hosenatul Asror, Sekretaris PC IPPNU Kabupaten Bangkalan menceritakan, sosok Fatimatus Zahro merupakan seorang pemimpin yang sangat bertanggung jawab. Meskipun dengan kondisinya yang sudah memiliki riwayat penyakit pada organ dalam tubuhnya. Namun hal tersebut tidak menghalanginya untuk tetap berkhidmat dan menjalankan tugasnya sebagai Ketua PC IPPNU Kabupaten Bangkalan.

 

"Beliau tetap bertanggung jawab dengan tugasnya. Hingga bulan April 2020 lalu kondisi beliau menurun dan menyerahkan segala urusannya kepada saya," katanya.

 

Menurutnya, almarhumah merupakan sosok yang sangat mengesankan di hati kader IPPNU se-Kabupaten Bangkalan. Karena kebaikan hatinya dan kasih sayangnya dalam mengayomi anggotanya.

 

"Beliau sangat menyayangi rekanita IPPNU se Kabupaten Bangkalan. Hingga kepergian (almarhumah) meninggalkan duka yang cukup mendalam bagi kami," ujar Atul.

 

Sebelum wafat, Fatimatus Zuhro sempat meminta untuk tetap mengikuti Konfercab sebagai wujud tanggung jawabnya untuk berkhdimah di IPPNU.

 

"Mulai dari 2019-2021, baru kemarin masa jabatan kami berakhir. Namun kami masih menunggu beliau (almarhumah) sampai selesai operasi. Karena beliau sangat menginginkan untuk di Konferensi, masih ingin mendapampingi dan bertanggung jawab atas kepengurusannya," jelas Atul.

 

 

Baginya, almarhumah merupakan pimpinan yang loyal terhadap organisasi. "Selama 2 tahun lebih saya menjadi patner sebagai sekretaris almarhummah. Saya bersaksi bahwa almarhummah adalah sosok yang baik, bertanggung jawab dan sangat mencintai IPPNU," ungkapnya.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim