Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Banser Tuban Terjun ke Sungai Bantu Pencarian Korban Banjir Bandang

Banser Tuban Terjun ke Sungai Bantu Pencarian Korban Banjir Bandang
Anggota Banser yang diterjunkan di sungai Desa Pucangan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban untuk membantu pencarian korban banjir bandang, Kamis (21/01/2021). (Foto: NOJ/ Mochamad Nur Rofiq).
Anggota Banser yang diterjunkan di sungai Desa Pucangan Kecamatan Palang Kabupaten Tuban untuk membantu pencarian korban banjir bandang, Kamis (21/01/2021). (Foto: NOJ/ Mochamad Nur Rofiq).

Tuban, NU Online Jatim

Banjir bandang di Wilayah Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban memakan korban jiwa. Seorang Petani bernama Abdul Somat (45) warga Desa Pucangan RT 01 RW 04 dikabarkan hanyut pada Rabu (20/01/2021) sore dan hingga hari ini, Kamis (21/1/2021) belum ditemukan.

 

Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Tuban, Ach Maftukhin mengatakan, tim gabungan Banser Tanggap Bencana (Bagana) beserta Basarnas dan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih membantu mencari korban. Mereka berada di beberapa titik yang sudah ditentukan oleh tim.

 

"Kita turun bersama tim ditempatkan di dalam sungai untuk mencari korban yang dikabarkan hanyut di Sungai Avur tersebut," kata Maftukhin, Kamis (21/01/2021).

 

Pria yang akrab dipanggil Komandan Tukhin ini menambahkan, tim Bagana yang diperbantukan sejumlah 10 orang. Proses pencarian evakuasi sempat dihentikan pada malam hari dan dilanjutkan pagi tadi. "Tim Bagana dari PC gabung dengan PAC yang diturunkan. Semoga (korban) cepat ketemu," imbuhnya.

 

Data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Tuban menyebutkan korban tenggelam di Sungai Desa Pucangan Kecamatan Palang pukul 16.00 WIB.

 

Kronologi hanyutnya petani tersebut, bermula saat Somat membajak sawah menggunakan traktor pada sore hari. Sawahnya berada di sebelah selatan sungai, sedangkan motornya ada di utara sungai.

 

Ia diduga tidak menyadari ada banjir bandang kiriman yang bermuara di sungai setempat. Korban sempat meminta anaknya membawa traktornya. Sementara ia menyeberangi sungai yang airnya sudah setinggi dada orang dewasa untuk menuju motornya.

 

 

Saat berada di tengah sungai korban berjalan melawan arus tetapi tidak kuat hingga akhirnya dikabarkan hanyut. Warga melihat bahwa arus di atas tenang dan di bawah deras.

 

Upaya yang sudah dilakukan tim BPBD Tuban dibantu dengan Forkopimcam Palang, SRPB, Tagana, Bagana dan relawan menyisir sungai dari Cendoro hingga Pucangan dan laut Tuban.

 

Penulis: Mochamad Nur Rofiq

Editor: Romza

F1 Promosi Iklan